Adaptasi Kromatik
chromatic adaptation
Ringkasan Singkat
Adaptasi kromatik adalah penurunan sensitivitas terhadap warna tertentu sebagai akibat dari paparan yang berkepanjangan terhadap stimulus berwarna, yang membantu sistem visual menstabilkan persepsi warna dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Adaptasi kromatik adalah penurunan sensitivitas terhadap warna tertentu sebagai hasil dari paparan yang berkepanjangan terhadap stimulus berwarna.
Misalnya, jika seseorang menatap lama pada permukaan merah, sel-sel kerucut yang sensitif terhadap warna merah di mata akan menjadi kurang sensitif. Ketika kemudian melihat permukaan putih, permukaan tersebut mungkin tampak memiliki rona kehijauan (warna komplementer) untuk sementara waktu. Fenomena ini membantu sistem visual kita untuk menstabilkan persepsi warna di bawah berbagai kondisi pencahayaan, memungkinkan kita untuk melihat warna objek secara konsisten meskipun iluminasi berubah. Ini juga disebut adaptasi warna.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- American Psychological Association. (n.d.). Chromatic Adaptation. In APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/chromatic-adaptation
- Palmer, S. E. (1999). Vision Science: Photons to Phenomenology. MIT Press.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.